Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Resmi Lantik 35 Pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu

Pelantikan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serta pemberian ucapan selamat dari para undangan. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai acara, sebagai simbol kuat nilai gotong royong yang menjadi nafas gerakan PKK dan posyandu.

Paul Moruk
Kamis, 26 Juni 2025 | 13:33:54 WIB
secara resmi melantik 35 pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu.

Lewoleba – Dalam suasana penuh khidmat, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, secara resmi melantik 35 pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lembata masa bakti 2025–2030.

Acara pelantikan digelar di Aula Anton Enga Tifaona, Kamis (26/5/25), dan dihadiri oleh Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta segenap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lembata dalam pemberdayaan perempuan dan pembangunan sosial.

Dua tokoh penting turut dilantik dalam kesempatan ini, yakni Hj. Nurmila Nasir, Staf Ahli PKK sekaligus istri Wakil Bupati Lembata, dan Maria Anastasia Bara Baje, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lembata sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA).

Bupati Kanisius Tuaq bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ursula S. Bayo, secara simbolis menyematkan PIN kepada Ketua Bidang Pokja 2, Patrisius Pulang, dan Staf Ahli PKK, Hj. Nurmila Nasir. Pelantikan ini tidak semata formalitas birokrasi, melainkan momentum konsolidasi kekuatan perempuan dalam pembangunan sosial, kesehatan, dan ketahanan keluarga di Lembata.

Dalam sambutannya, Bupati Kanisius menegaskan bahwa PKK dan posyandu adalah dua elemen strategis pembangunan yang lahir dari dan bekerja bersama rakyat. “PKK dan posyandu bukan organisasi pelengkap.

Mereka adalah kekuatan sosial yang mampu mengubah wajah Lembata dari rumah tangga. Pendidikan karakter anak, ketahanan ekonomi, hingga kesehatan ibu dan anak, semua dimulai dari tangan ibu-ibu penggerak di posyandu dan kader PKK,” tegas Bupati.

Bupati Tuaq juga menantang pengurus baru untuk tidak berhenti pada aktivitas seremonial atau administratif, melainkan bergerak ke aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Beberapa prioritas strategis yang menjadi fokus pengabdian PKK dan posyandu ke depan antara lain percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, penanggulangan HIV/AIDS, penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pemenuhan gizi ibu dan anak, serta pemberdayaan ekonomi kreatif perempuan.


Untuk Tim Pembina Posyandu, Bupati menekankan pentingnya implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan terhadap kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Wakil Bupati H. Muhamad Nasir yang turut hadir, menguatkan pernyataan tersebut dengan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem pelayanan dasar berbasis keluarga. Ia menekankan bahwa program PKK dan posyandu harus beririsan dengan agenda prioritas pembangunan daerah.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, dan pengelolaan lingkungan hidup tidak akan berhasil jika PKK dan posyandu tidak menjadi bagian utama dari gerakan ini,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Lembata, Ursula S. Bayo, juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan PKK sebagai ruang kolaboratif yang responsif terhadap dinamika sosial masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap adaptif, inovatif, dan membangun jejaring dengan berbagai pihak di tingkat desa hingga kabupaten.

Pelantikan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serta pemberian ucapan selamat dari para undangan. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai acara, sebagai simbol kuat nilai gotong royong yang menjadi nafas gerakan PKK dan posyandu.

Para pengurus baru berjanji akan menghidupkan kembali 10 Program Pokok PKK dengan pendekatan kontekstual dan berbasis kebutuhan lokal. Dari dapur rumah tangga hingga meja pengambilan keputusan, para perempuan ini siap menjadi garda terdepan perubahan sosial di Lembata.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya soal keadilan gender, melainkan strategi pembangunan berkelanjutan. PKK dan posyandu kini menjadi ujung tombak dalam mendorong terwujudnya Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing, dimulai dari rumah, posyandu, dan komunitas akar rumput. ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Kanis Pimpin Apel Hardiknas: Pendidikan Adalah Fondasi Pembangunan Daerah

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lemb

| Minggu, 03 Mei 2026
Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Leuwayan, Dorong Percepatan Pembangunan

Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri

| Sabtu, 02 Mei 2026
Tiga Perda Lembata Jadi Instrumen Kinerja Aparatur dan Perlindungan Sosial

Revisi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh restrukturisasi kelembagaan secara signifikan. Sejumlah

| Sabtu, 02 Mei 2026
Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.1

| Jumat, 29 Mei 2026
Sedimentasi dan Sampah Picu Banjir Lewoleba, Solusi Jangka Panjang Mendesak

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mencatat sedikitnya 107 rumah terdampak, dua fasilitas

| Kamis, 30 April 2026
Jambore SEKAMI 2026: Lembata Jadi Barometer Benih Misioner

Lembata adalah barometer kegiatan Gereja, sementara dekenat lain adalah termometernya. Lembata selalu memberikan inspira

| Selasa, 28 April 2026
Hujan Tak Halangi Kekhidmatan Penutupan Jambore Remaja Misioner di Lembata

Acara penutupan diawali dengan perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Mo

| Senin, 27 April 2026
Resmi Beroperasi, Labkesmas di Lembata Dihadapkan Dengan Virus dan Bakteri

Secara klasifikasi, Labkesmas Lembata masuk kategori tingkat II (tier 2). Ini berarti fungsinya tidak berhenti pada peme

| Sabtu, 25 April 2026
Pemkab Lembata Integrasikan Fungsi Keuangan demi Efisiensi dan PAD

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi birokrasi, tetapi ju

| Kamis, 23 April 2026
Jambore Misioner Lembata: Anak dan Remaja Jadi Harapan Gereja

Jambore kali ini dipusatkan di Paroki St. Fransiskus de Sales Pada. Jambore ini diikuti sekitar seribu anak dan remaja

| Sabtu, 25 April 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2