Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mulai Selasa Pemberlakuan Larangan bagi Penunggak Pajak Kendaraan Membeli BBM di SPBU

Mulai Senin, kami akan melakukan sosialisasi, dan pada hari Selasa, kami akan langsung menindaklanjuti dengan penertiban kendaraan yang mengisi BBM subsidi. Kendaraan yang boleh mengisi BBM subsidi adalah yang memiliki STNK sesuai nomor polisi dan dengan pajak kendaraan yang aktif.

Paul Moruk
Minggu, 16 Maret 2025 | 11:19:15 WIB
Kapolre Lembata, AKBP. I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.IK, ketika melakukan Sidak di SPBU.

Lembata- Masyarakat Lembata yang kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi mendapat perhatian dari berbagai pihak. Dalam upaya menangani kelangkaan BBM yang terjadi, Kapolres Lembata, AKBP. I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.IK melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Lewoleba pada, Sabtu (15/3/2025).

Kapolres Lembata menegaskan bahwa salah satu langkah jangka pendek untuk mengatasi permasalahan BBM di Lembata adalah penertiban kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen yang sah agar tidak mengisi BBM subsidi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM subsidi tidak terganggu.

“Mulai Senin, kami akan melakukan sosialisasi, dan pada hari Selasa, kami akan langsung menindaklanjuti dengan penertiban kendaraan yang mengisi BBM subsidi. Kendaraan yang boleh mengisi BBM subsidi adalah yang memiliki STNK sesuai nomor polisi dan dengan pajak kendaraan yang aktif. Kami juga akan melakukan pengecekan terkait rekomendasi dari dinas,” ungkap Kapolres I Gede Eka Putra Astawa.

Kapolres yang berasal dari Bali ini menambahkan bahwa pihaknya juga akan menertibkan penggunaan barcode yang salah. Jika ditemukan pelanggaran atau unsur pidana, akan ditindak tegas. “Kami sudah melakukan pendataan dan pemetaan, sehingga warga yang berhak dan membutuhkan BBM subsidi tidak akan terganggu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap agar pihak penyalur dapat menyalurkan BBM sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menghindari penyelewengan.

Manajer SPBU Waijarang, Stef Paokuma, menjelaskan kepada Kapolres bahwa pihaknya mendapat jatah 5 ton Pertalite setiap hari. Selain Pertalite, SPBU Waijarang juga menjual Pertamax dan Solar. Kendala antrian yang terjadi saat ini disebabkan oleh kerusakan pada SPBU Tanah Merah, yang mengakibatkan banyak pengendara datang ke Waijarang untuk mengisi Pertalite.

“Antrian yang terjadi sekarang disebabkan SPBU Tanah Merah mengalami kendala, sehingga banyak pengendara datang ke sini untuk mengisi Pertalite. Agar semua bisa kebagian, pengisian kami batasi per kendaraan,” jelas Stef.

Stef juga menjelaskan bahwa SPBU Waijarang beroperasi dari pukul 08:00 hingga 15:00. Terkait rekomendasi dari dinas untuk petani dan nelayan, pihaknya melayani sesuai rekomendasi yang diterima, namun saat ini banyak rekomendasi yang sudah diblokir.

Sementara itu, Manajer SPBU Tanah Merah, Frans Noning, mengungkapkan bahwa saat ini nosel untuk Pertalite mengalami gangguan. "Kami sedang memesan kabelnya, dan kami perkirakan minggu depan sudah normal,” ungkap Frans. Meskipun demikian, BBM jenis lain seperti Pertamax dan Solar masih tersedia di SPBU Tanah Merah, yang buka dari pukul 07:15 hingga 17:00.

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh Kapolres Lembata dan pihak terkait, diharapkan masalah kelangkaan BBM di wilayah tersebut dapat segera teratasi, dan masyarakat yang membutuhkan BBM subsidi bisa memperoleh haknya tanpa ada gangguan. ***


Bagikan

Berita Terkini

Perkuat Produk Lokal Masyarakat Lembata, Gubernur NTT Launching NTT Mart

Salah satu produk unggulan Lembata yakni Jagung Titi kini telah dipasarkan ke Kupang melalui Bandara El Tari, Jakarta me

| Jumat, 06 Februari 2026
Gelar Konsultasi Publik RKPD 2027, Wabup Lembata Ajak Semua Terlibat Aktif Pembangunan Daerah

onsultasi publik ini menjadi forum penting untuk mencermati Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 sekaligus menjaring aspir

| Jumat, 30 Januari 2026
Pelabuhan Feri Waijarang Belum Beroperasi, ASDP Sampaikan Permohonan Maaf

Pihak ASDP juga berharap masyarakat Lembata dapat bersabar dan memahami tantangan yang dihadapi, sembari berharap cuaca

| Kamis, 29 Januari 2026
Permudah Akses Layanan, Dukcapil Lembata Gelar Sidang Pelayanan Terpadu

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lembata, Sipri Suya, mengatakan bahwa sidang pelayanan terpadu

| Selasa, 27 Januari 2026
Terima 11 ASN Tugas Belajar, Bupati Kanis Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan

Para tenaga kesehatan yang hadir dalam audiensi ini telah menuntaskan pendidikan dengan pembiayaan yang bersumber dari K

| Rabu, 28 Januari 2026
PT Prime Timor Tinjau Bukit Hog, Dorong Ekspor Daging Babi Organik ke Timor Leste

Peninjauan ini merupakan kelanjutan dari kunjungan awal yang dilakukan pada awal Januari 2026. Kegiatan tersebut menjad

| Rabu, 28 Januari 2026
RAT ke-38 KSP Kopdit Ankara Dibuka, Bupati Lembata Dorong Koperasi Go Digital

Pelaksanaan RAT secara rutin dan tepat waktu merupakan wujud nyata komitmen koperasi dalam menjunjung tinggi prinsip tr

| Minggu, 25 Januari 2026
Pemerintah Lembata Gandeng Investor Kembangkan Industri Garam dan Perikanan

Pengembangan industri garam dan perikanan di Lembata mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, yang siap mempercep

| Sabtu, 24 Januari 2026
Fatayat NU Lembata Tunjuk Advokat Perempuan Pimpin LKP3A, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

enunjukan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Lembata Nomor: 02/A/PCFNU/I/2026.

| Jumat, 23 Januari 2026
KM Lawit Sandar Perdana, Bupati Kanis: Lembata Siap Jadi Destinasi Wisata

KM Lawit resmi menjadikan Pelabuhan Laut Lewoleba sebagai salah satu pelabuhan singgah dalam rute barunya, yakni Kumai

| Jumat, 23 Januari 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 1