Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Program NTT Mulai Berbuah, Cold Storage Ayam Beku Hasilkan PAD

Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Kanis Tuaq telah menaruh harapan besar pada potensi ayam beku lokal sebagai penggerak ekonomi daerah.

Admin
Jumat, 14 November 2025 | 19:28:40 WIB
Dok. Prokompim Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Mimpi kemandirian pangan dan penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Lembata mulai terwujud. Program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang diinisiasi oleh Bupati P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kini membuahkan hasil yang menggembirakan. 

Salah satu bukti nyatanya adalah geliat produksi ayam beku lokal yang semakin menjanjikan.

Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Kanis Tuaq telah menaruh harapan besar pada potensi ayam beku lokal sebagai penggerak ekonomi daerah.

Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Dengan sumber daya alam yang memadai dan semangat kewirausahaan masyarakat Lembata, produksi ayam beku lokal diyakini mampu mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. 

PAD Pertama dari Ayam Beku: Bukti Nyata Keberhasilan 

Kabar baik pun datang. Pengusaha lokal ayam pedaging di Lembata berhasil menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pertama dari usaha pemberdayaan cold storage kepada Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. 

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Muktar Hada, melalui Kepala Bidang Peternakan Irenius Ola Samon, membenarkan kabar gembira ini. Menurut Iren Ola, potensi PAD dari ayam beku sehat Lembata terus meningkat. Pada periode November 2025, tercatat 15.777 ekor ayam broiler yang dipelihara oleh 141 peternak di 9 kecamatan.

"Penyetoran perdana ini sebesar Rp1.625.600 atas jasa pemotongan ayam dan sewa peralatan dari tanggal 9 Oktober hingga 31 Oktober 2025 sebanyak 2.032 ekor," ungkap Iren Ola. 

Iren Ola menambahkan, meskipun jumlah penyetoran perdana ini masih kecil, potensi ke depan sangat besar. Saat ini, daya tampung peralatan ayam beku yang disewakan mencapai 5 ton.

Kebutuhan rata-rata konsumsi ayam beku di Kabupaten Lembata pada low season, Januari-Maret, September-Oktober mencapai 8.700 kg per bulan. Sementara pada high season, April-Agustus, November-Desember, kebutuhan bisa mencapai 14.000 kg per bulan.

Target Kemandirian Daging Ayam di 2026

Untuk mencapai kemandirian daging ayam beku di tahun 2026, diharapkan peternak di Kabupaten Lembata memelihara sebanyak 30.000 doc ayam broiler. Potensi ini akan semakin meningkat jika 27 Dapur MBG yang rencananya akan dibangun di Kabupaten Lembata dapat beroperasi secara aktif.

Muktar Hada menjelaskan, selama ini masyarakat Lembata sangat bergantung pada pasokan ayam beku dari luar daerah, seperti Kupang dan Kabupaten Sikka. Akibatnya, uang dalam jumlah besar terus keluar dari Lembata setiap tahun tanpa memberikan efek ekonomi lokal yang signifikan.

"Setiap tahun, kurang lebih Rp. 40 miliar uang keluar dari Lembata hanya untuk pembelian ayam beku. Ini angka yang sangat besar, dan mulai sekarang kita harus memastikan uang itu tetap beredar di dalam daerah," tegas Muktar.

Pengembangan ayam beku lokal bukan hanya soal pangan, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor peternakan yang menyentuh masyarakat kecil secara langsung.

Terhadap kontribusi PAD ini, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengungkapkan capaian ini merupakan bukti kerja keras, gotong royong dan inovasi.

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam program NTT ini. Capaian ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, gotong royong, dan inovasi, kita mampu mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata," ungkap Bupati.

Lebih lanjut Bupati mendorong pengembangan di sektor peternakan lokal. "Ke depan, kita akan terus mendorong pengembangan sektor peternakan lokal, tidak hanya ayam beku, tetapi juga komoditas lainnya, agar Lembata semakin mandiri dan sejahtera," ujar Bupati Kanisius Tuaq.

Muktar juga menyampaikan penghargaan dan dorongan kepada pelaku usaha swasta yang mulai menunjukkan minat membeli produk ayam beku lokal. Ia berharap kemitraan antara peternak lokal dan pengusaha swasta dapat terus ditingkatkan.

Produk ayam beku lokal ini diharapkan menjadi salah satu produk unggulan Lembata yang berkelanjutan, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara menyeluruh. 

Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari semua pihak, Lembata optimis dapat mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Nelayan Tani Ternak. (Prokompim / Kominfo Lembata)


Bagikan

Berita Terkini

Lembata Raih IPP Tertinggi di NTT, 10 Layanan Masih Tertahan di Kategori C

Ini menjadi tantangan Pemerintah Daerah untuk menjaga ritme kerja birokrasi, memperkuat kolaborasi di semua lintas sekt

| Kamis, 26 Maret 2026
Pemda Lembata Gelar Turnamen Mancing Nasional, Gaet Peserta Mancanegara

Fokus utama pembahasan adalah penyelenggaraan turnamen memancing yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan

| Kamis, 19 Maret 2026
Banyak Catatan Kritis DPRD Lembata di Musrenbang RKPD 2027

Ketua DPRD Syafrudin Sira, dalam penyampaian pokok-pokok pikiran lembaganya, tidak hanya memberi dukungan politik terhad

| Rabu, 18 Maret 2026
PAD Lembata Melambat, Bupati Kanis; Percepat Kinerja dan Optimalisasi

Pemerintah daerah mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi lambatnya realisasi PAD, terutama pada sektor paja

| Selasa, 17 Maret 2026
Antisipasi Harga Pangan, Pemerintah Lembata Gelontorkan 75 Ton Pangan Murah

Pemerintah daerah menilai intervensi pasar perlu dilakukan lebih awal untuk meredam potensi lonjakan harga yang biasanya

| Selasa, 17 Maret 2026
Resmi Kantor Pelni Lembata, Bupati Kanis; Menjadi Langkah Penggerak Ekonomi

Kantor ini ke depan akan ditingkatkan statusnya menjadi kantor cabang. Prosesnya sedang berjalan dan tidak lama lagi ak

| Rabu, 11 Maret 2026
Di Forum Legio Maria, Bupati Lembata Singgung Fiskal Daerah

Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, dan dihadiri Romo Deken Lembata,

| Senin, 16 Maret 2026
Dealer Suzuki Mobil Lembata Berbagi Kasih dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap peran dunia usaha, kegiatan semacam ini menjadi cara perusahaan me

| Minggu, 15 Maret 2026
Pemerintah Lembata Bahas Revitalisasi Depot BBM Bersama PT Grayson Alfarezy Sapujagad

Keberadaan depot BBM di Lewoleba dinilai sangat strategis mengingat selama ini pasokan BBM di Kabupaten Lembata masi

| Minggu, 15 Maret 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2