Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Integrasikan Fungsi Keuangan demi Efisiensi dan PAD

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar daerah dalam mendukung program prioritas Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

Admin
Kamis, 23 April 2026 | 08:34:58 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Pemerintah Kabupaten Lembata mulai menata ulang struktur birokrasi dengan menyatukan fungsi keuangan dan pendapatan daerah dalam satu atap. 

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi meningkatkan efisiensi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja (SOTK) yang dipimpin Sekretaris Daerah Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, Rabu, 22 April 2026, di ruang Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/lapas-lembata-gelar-apel-ikrar-bebas-narkoba-dan-handphone-ilegal

Rapat ini digelar berdasarkan surat undangan bernomor T/000.8.5/245/SETDA/IV/2026 yang bersifat penting, sekaligus menjadi pembuka dari rangkaian pembahasan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 27 April 2026.

Sejumlah OPD hadir dalam pembahasan awal, di antaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemda-lembata-dan-pt-cendana-indopear-bantu-warga-lamaau

Fokus utama pembahasan hari pertama adalah rencana penggabungan Bapenda ke dalam BKAD. Hasil merger ini akan membentuk lembaga baru dengan nomenklatur Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bertipologi Tipe A.

Dalam rancangan yang dibahas, struktur BPKAD akan diperkuat oleh enam bidang. Fungsi pendapatan daerah yang sebelumnya berada dalam tiga bidang di Bapenda akan disederhanakan menjadi dua bidang dalam struktur baru.

Penyatuan ini diharapkan mampu mempercepat alur kerja, memperkuat integrasi data, serta meminimalkan tumpang tindih kewenangan antar unit kerja.


Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perampingan struktur, melainkan upaya membangun sistem birokrasi yang lebih terintegrasi.

“Kita ingin seluruh proses, dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan berada dalam satu kendali. Ini penting agar koordinasi lebih efektif dan tidak lagi terhambat ego sektoral,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya pertukaran data antar perangkat daerah sebagai salah satu hambatan utama dalam pengelolaan keuangan dan pendapatan selama ini.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/harga-dijamin-skema-baru-selamatkan-petani-jagung-di-lembata

Dalam forum tersebut, Sekda menginstruksikan agar fungsi Pajak dan Retribusi Daerah dipisahkan dalam struktur baru. Tujuannya agar pengelolaan PAD dapat dilakukan lebih fokus dan agresif.

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar daerah dalam mendukung program prioritas Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

Dengan struktur yang lebih ramping dan terintegrasi, pemerintah berharap pelaksanaan program unggulan tersebut dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/di-balik-kenaikan-ipm-desa-cantik-2026-dorong-data-akurat-atasi-kemiskinan

Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat fondasi pencapaian visi pembangunan daerah, yakni Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing.

Rangkaian pembahasan Ranperbup SOTK akan terus berlanjut hingga Senin, 27 April 2026, dengan melibatkan seluruh OPD secara bertahap, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Pemerintah daerah berharap, melalui penataan ini, kinerja birokrasi dapat lebih optimal dalam menjawab tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan. (Prokompim/ Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan