Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Kanis Pimpin Apel Hardiknas: Pendidikan Adalah Fondasi Pembangunan Daerah

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, dan Berakar Budaya.

Admin
Minggu, 03 Mei 2026 | 11:31:54 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Kabupaten Lembata, P. Kanisius Tuaq,S.P memimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tingkat kabupaten yang digelar di Lapangan Bola Desa Roho, Kecamatan Buyasuri, Sabtu (2/5/26). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Muhammad Nasir, pimpinan dan anggota DPRD, unsur OPD, kepala sekolah, tokoh masyarakat.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, dan Berakar Budaya.” Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong inovasi, transformasi digital, dan pelestarian budaya lokal.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-lembata-lantik-penjabat-kepala-desa-leuwayan-dorong-percepatan-pembangunan

Dalam sambutannya, Bupati Kanisius Tuaq menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia.

“Hari Pendidikan Nasional menjadi kesempatan penting untuk meneguhkan komitmen membangun SDM yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik, khususnya guru perempuan dan guru yang bertugas di wilayah terpencil.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/tiga-perda-lembata-jadi-instrumen-kinerja-aparatur-dan-perlindungan-sosial

“Guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan generasi serta agen perubahan di tengah masyarakat. Pengabdian mereka patut dihormati,” katanya.

Bupati memaparkan capaian sektor pendidikan semester I tahun 2026. Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan mencapai nilai 71,48 dengan predikat Tuntas Pratama, menempatkan Lembata di lima besar dari 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah indikator lain juga menunjukkan peningkatan, di antaranya penurunan angka kekerasan fisik di sekolah, peningkatan efektivitas pencegahan penyalahgunaan narkoba, rokok, dan minuman keras, serta kenaikan kemampuan literasi siswa.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/semangka-demplot-pemantik-berbuah-cuan-perkuat-pasokan-mbg

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lembata menetapkan tiga fokus pembangunan pendidikan, yakni penguatan pendidikan dasar dan PAUD, peningkatan infrastruktur serta digitalisasi sekolah, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pelantikan 179 guru sebagai kepala sekolah sesuai amanat regulasi terbaru, sebagai bagian dari upaya penyegaran kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/sedimentasi-dan-sampah-picu-banjir-lewoleba-solusi-jangka-panjang-mendesak

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Buyasuri memiliki nilai historis baginya. Ia pernah menempuh pendidikan dasar di wilayah tersebut, tepatnya di SDK Leudawan.

Menutup sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung pendidikan.

“Jangan biarkan satu pun mimpi anak Lembata terhenti karena keadaan. Ketika pendidikan maju, harapan akan selalu hidup,” tegasnya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-sekami-2026-lembata-jadi-barometer-benih-misioner

Rangkaian kegiatan Hardiknas juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Berbagai lomba tersebut diikuti pelajar, guru, dan masyarakat umum dengan antusias tinggi.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memotivasi seluruh pihak untuk terus meningkatkan mutu pendidikan demi mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan