Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Momentum HUT ke-81 RI, PTSL Lembata Terbitkan 2.012 Sertipikat Tanah

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.705 bidang yang ditetapkan.

Admin
Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21:28 WIB
Dok. Kominfo

Lembata, Pojoknesia.com — Di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabupaten Lembata mencatat kemajuan penting dalam penataan administrasi pertanahan. 

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.705 bidang yang ditetapkan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hut-ke-81-ri-bupati-kanis-ajak-masyarakat-perkuat-persatuan-dan-kerja-nyata-untuk-kemajuan-lembata

Capaian tersebut setara dengan 74,31 persen dari target nasional yang dibebankan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata. 

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data pertanahan yang akurat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-kanis-kukuhkan-10-anggota-paskibra-tahun-2026

Pelaksanaan PTSL Tahun 2026 mencakup tujuh desa, yakni Desa Balauring dan Desa Normal di Kecamatan Omesuri; Desa Jontona, Desa Lamatokan, dan Desa Lamaau di Kecamatan Ile Ape Timur; serta Desa Leuwohung dan Desa Bareng di Kecamatan Buyasuri.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata, Yance Andrianus Talan, S.ST, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara jajaran pertanahan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat sebagai pemohon.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/dorong-produktivitas-sawah-bupati-lembata-tinjau-irigasi-waikomo

“Capaian 2.012 bidang dari target 2.705 bidang merupakan bentuk komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan pertanahan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi penguat semangat untuk mempercepat penyelesaian 693 bidang tanah yang masih dalam proses agar seluruh target PTSL Tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kpoti-ntt-gelar-teman-kita-2026-di-lembata-hadirkan-ruang-bermain-dan-belajar-bagi-anak

Lebih dari sekadar penerbitan sertipikat, program PTSL menjadi instrumen penting dalam membangun basis data pertanahan yang lengkap, terintegrasi, dan terpercaya. 

Dengan administrasi pertanahan yang semakin tertib, masyarakat memperoleh perlindungan hukum atas aset yang dimiliki, sementara pemerintah memiliki data yang lebih kuat untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/keunikan-sarung-adat-ile-ape-proses-3-tahun-hargai-rp25-juta-memukau-pengunjung-festival-lamaholot

Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata bersama Pemerintah Kabupaten Lembata, pemerintah desa, dan masyarakat terus memperkuat koordinasi guna menuntaskan seluruh proses sertifikasi. 

Keberhasilan program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi tanah, memperluas akses masyarakat terhadap pemanfaatan aset, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan transparan. (BPN) ***


Bagikan

Berita Terkini

Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Kanis Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kerja Nyata untuk Kemajuan Lembata

Momentum bersejarah tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanju

| Selasa, 18 Agustus 2026
Dorong Produktivitas Sawah, Bupati Lembata Tinjau Irigasi Waikomo

Infrastruktur irigasi sepanjang 275 meter tersebut dikerjakan secara swakelola oleh kelompok petani dengan dukungan angg

| Kamis, 13 Agustus 2026
Transformasi Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan

Posyandu adalah garda terdepan. Melalui transformasi layanan primer ini, kita ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak

| Jumat, 14 Agustus 2026
Bupati Kanis Kukuhkan 10 Anggota Paskibra Tahun 2026

Momen pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana dan kendit kepada Juana Valenza Magang Sauw.

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan