Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memiliki fungsi ganda layaknya instrumen perbankan.

Admin
Senin, 01 Juni 2026 | 11:55:29 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Pemerintah Kabupaten Lembata resmi menyalurkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan atau E-Kusuka kepada para nelayan. 

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memiliki fungsi ganda layaknya instrumen perbankan, mulai dari transaksi hingga akses permodalan.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyerahkan kartu tersebut secara simbolis kepada tiga perwakilan penerima manfaat di halaman depan Kantor Bupati Lembata, Senin (1/6/26).

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pengembangan-jagung-industri-lkari-jadi-harapan-baru-pertanian-lembata

Penyerahan dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, didampingi Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, serta Pimpinan BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Lewoleba, Nurohman Adiwiguna.

Secara total, sebanyak 1.200 pelaku usaha perikanan di wilayah ini akan menerima fasilitas tersebut. Kartu ini menjadi solusi terpadu bagi nelayan untuk mengakses berbagai kemudahan yang disediakan pemerintah.

Kepala KCP Lewoleba, Nurohman Adiwiguna ketika diwawancarai, menjelaskan bahwa kehadiran E-Kusuka menjadi terobosan penting dalam integrasi data dan layanan keuangan. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/sapi-kurban-presiden-hingga-pemkab-lembata-mulai-didistribusikan-ke-masjid

Selain sebagai basis data valid bagi pemerintah, kartu ini memberikan kemudahan akses terhadap subsidi, termasuk subsidi BBM untuk operasional penangkapan ikan.

Namun, keunggulan utama yang ditawarkan adalah fungsi perbankannya. E-Kusuka diformat agar dapat beroperasi layaknya kartu debit atau ATM biasa.

"Bisa simpan uang, ambil uang, dan juga bisa untuk ajukan pinjaman ataupun untuk modal usaha perikanan lainnya," ungkap Adiwiguna kepada awak media usai acara.

Dengan fitur ini, para nelayan tidak perlu lagi repot mengurus administrasi terpisah hanya untuk keperluan menyimpan dana atau mengajukan kredit usaha. Semua kebutuhan dasar perbankan dapat dilakukan melalui satu kartu yang terintegrasi.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hidup-cup-u-15-resmi-bergulir-lembata-bidik-talenta-muda-menuju-soeratin-cup

Mengenai kriteria penerima, Adiwiguna menegaskan bahwa pihak perbankan hanya bertindak sebagai fasilitator dan penyalur. Penentuan daftar nama yang berhak menerima sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Yang menentukan siapa-siapa atau pihak mana saja yang berhak menerima, tentunya menjadi kewenangan pihak Kementerian. Kami dari pihak Bank BRI hanya sebagai penyalur. Target kami, semua penerima kartu E-Kusuka di Kabupaten Lembata bisa terdistribusi semua," pungkasnya.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Lewo Mamang, menyambut baik program ini. Menurutnya, E-Kusuka sangat membantu memecahkan kendala administrasi yang selama ini sering menjadi hambatan dalam mengurus bantuan pemerintah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-tekankan-solidaritas-wakil-angkat-rehumanisasi-kehidupan-idul-adha-di-waowala

“Dampaknya sangat memudahkan nelayan. Selama ini kami sering terkendala soal administrasi, sementara E-Kusuka menjadi salah satu syarat penting untuk mengakses bantuan dari Kementerian Perikanan. Dengan kartu ini, urusan nelayan menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Ia berharap, semakin banyak rekan sesama nelayan yang memiliki kartu ini agar dapat memaksimalkan potensi usaha dan meningkatkan taraf kesejahteraan hidup ke depannya. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan