Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisasi TK St. Mikhael Baobolak.

Admin
Selasa, 30 Juni 2026 | 13:24:39 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq turun langsung dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Taman Bermain Anak TK St. Mikhael di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Selasa (30/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati tidak hanya melakukan prosesi seremonial, tetapi juga ikut terlibat bersama warga dan jajaran pemerintah daerah mengangkut batu untuk pekerjaan fondasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisasi TK St. Mikhael Baobolak, dengan nilai bantuan sebesar Rp448.621.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/operasi-besar-disiapkan-bupati-wabup-lembata-dugaan-bisnis-ilegal-bbm-subsidi-jadi-target

Pelaksanaan proyek ini dijalankan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan masa kerja 90 hari kalender.

Program tersebut turut didukung oleh kerja sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kejaksaan Agung RI sebagai bagian dari pengawasan dan pendampingan pelaksanaan pembangunan satuan pendidikan.

Di lokasi kegiatan, Bupati Lembata terlihat memimpin langsung aksi gotong royong bersama Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Camat Nagawutung, para guru, serta unsur Bhabinkamtibmas.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kabar-gembira-pemkab-lembata-buka-trayek-surabaya-lewoleba-pelayaran-perdana-tepat-di-hut-ke-27-lembata

Mereka bersama-sama memungut dan menyusun batu sebagai dasar pembangunan fasilitas taman bermain anak.

Kepala TK St. Mikhael Baobolak, Monika Ose Langoday, menjelaskan bahwa lokasi pembangunan merupakan tanah hibah dari Pemerintah Desa Baobolak dengan luas kurang lebih 50 x 50 meter persegi. 

Selain pembangunan taman bermain, program revitalisasi juga mencakup rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan, yakni dua ruang kelas (kelas A dan B), satu ruang administrasi, dua unit toilet, serta fasilitas sanitasi yang berada di atas lahan Yayasan Pendidikan Umat Katolik Lembata (Yapenduklem).

Baca Juga; https://pojoknesia.com/festival-lamaholot-2026-siap-guncang-lembata-empat-hari-perayaan-budaya-menuju-panggung-dunia

Ia menambahkan, TK St. Mikhael Baobolak merupakan lembaga pendidikan swasta yang telah terakreditasi B selama tiga tahun berturut-turut sejak 2010. Sekolah ini berdiri di atas lahan Yapenduklem sejak didirikan pada tahun 2006.

Dalam operasional sehari-hari, sekolah masih bergantung pada dukungan APBDes Desa Baobolak, dengan tenaga pendidik sebanyak dua guru dan satu tenaga administrasi.

Saat ini, terdapat 20 anak didik yang mengikuti proses pembelajaran, terdiri dari 14 anak di kelas A dan 6 anak di kelas B. Namun demikian, pihak sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan ruang guru, tidak tersedianya ruang UKS dan ruang literasi anak, serta belum adanya pagar sekolah yang berdampak pada kerusakan sejumlah fasilitas permainan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-kembali-raih-opini-wtp-untuk-keenam-kalinya

Dalam sapaannya, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa kegiatan peletakan batu pertama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol nyata kehadiran negara dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

“Peletakan batu ini menjadi dasar untuk meletakkan fondasi masa depan generasi muda Lembata, khususnya di Desa Baobolak,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah berperan dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah tersebut. 

Ia menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan pihak sekolah akan menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/sapi-kurban-presiden-hingga-pemkab-lembata-mulai-didistribusikan-ke-masjid

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan kosong sebagai sumber peningkatan ekonomi keluarga. 

Ia turut memaparkan program unggulan daerah Nelayan Tani Ternak, serta rencana pengembangan investasi perkebunan jambu mete di Kecamatan Nagawutung.

Menurutnya, lahan yang belum dimanfaatkan dapat dikerjasamakan dengan investor dalam skema sewa jangka panjang, dengan tetap memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal sebagai tenaga kerja dengan upah yang layak. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-kanis-menjadi-pengelola-bank-sampah-adalah-pekerjaan-mulia

Namun demikian, ia menegaskan bahwa syarat utama kerja sama tersebut adalah legalitas lahan yang harus sudah bersertifikat dan tidak dalam sengketa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat layanan pendidikan dasar, khususnya pendidikan anak usia dini, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat di Kabupaten Lembata. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan