Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Serahkan 51 Petak Kios kepada Pedagang Pasar Pada

Ia juga mengingatkan para pedagang agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah, termasuk menjaga kebersihan dan ketertiban pasar.

Paul Moruk
Jumat, 06 Juni 2025 | 00:10:09 WIB
Bupati Lembata Pose bersama perwakilan penerima Petak Kios di Pasar Pada.

Lembata– Pemerintah Kabupaten Lembata secara resmi menyerahkan 51 petak kios kepada para pedagang Pasar Rakyat Pada, Kecamatan Nubatukan. 

Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., kepada sekitar 10 orang perwakilan pedagang yang berlangsung di Aula Anton Enga Tifaona, Kamis (5/6/2025).

Bupati Kanis, dalam sambutan menyampaikan harapannya agar keberadaan kios-kios tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya berharap dengan adanya petak kios ini, usaha Bapak/Ibu semakin berkembang, perputaran ekonomi semakin meningkat, sehingga dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah ini,” ujar Bupati Kanis.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah, termasuk menjaga kebersihan dan ketertiban pasar.

“Pesan saya, jaga aset ini dengan baik. Jaga juga kebersihan dan ketertiban pasar serta berikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tegas Bupati Kanis.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk merenovasi bangunan pasar yang mulai rusak guna menciptakan kenyamanan lebih bagi seluruh pedagang, termasuk para pedagang dari desa yang menjual hasil pertanian mereka.

“Kita akan perbaiki bagian pasar yang rusak, menyediakan mushola, dan menata kembali area jualan agar lebih layak untuk mama-mama kita dari desa, sehingga mereka juga nyaman dan tenang menjual hasil pertanian mereka,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, para Asisten Sekda, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pedagang penerima petak kios. ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan