Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Awali 2026, Bupati Lembata Tekankan Perubahan Pola Kerja dan Respons Cepat OPD

Sekda menekankan pentingnya penyusunan anggaran kas yang realistis dan rasional sebagai instrumen utama menjaga stabilitas likuiditas keuangan daerah, sekaligus membuka peluang memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat

Admin
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:54:05 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar Rapat Koordinasi Konsolidasi Pimpinan Perangkat Daerah, yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., bertempat di Ruang Rapat Bupati Lembata, Senin (5/1).

Rapat strategis ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., serta dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat se-Kabupaten Lembata.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata menyampaikan bahwa sebagian besar pimpinan OPD hadir mengikuti rapat, kecuali BPBD dan Dinas Perikanan. 

Sekda menekankan pentingnya penyusunan anggaran kas yang realistis dan rasional sebagai instrumen utama menjaga stabilitas likuiditas keuangan daerah, sekaligus membuka peluang memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat.

Sekda juga menginstruksikan seluruh OPD agar segera memulai proses pelaksanaan pengadaan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, perhatian serius diarahkan pada aspek pengawasan melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, dengan meminta Inspektorat Daerah untuk menindaklanjuti progres MCP–MSPB serta mempersiapkan evaluasi kinerja satu tahun anggaran di hadapan kementerian terkait.

Sementara itu, Bupati Lembata dalam arahannya menegaskan pentingnya perubahan pola kerja dan penguatan semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata.

“Coba kita mulai berubah dengan semangat kebersamaan yang ada. OPD yang telah diperintahkan tetapi tidak ikut, tentu akan kita evaluasi. Jika hal-hal kecil tidak kita perhatikan, maka akan sulit menyelesaikan hal-hal yang lebih besar,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah agar lebih responsif terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, serta tidak menunggu instruksi langsung dari kepala daerah.

“Masalah-masalah yang sementara terjadi di masyarakat harus segera direspons. Jangan menunggu perintah Bupati. Lakukan koordinasi sejak awal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini telah terkoneksi dengan Program Strategis Nasional dan selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan ketahanan energi.

“Program-program ini pada dasarnya sudah bersifat nasional dan terhubung dengan visi-misi daerah kita. Ketahanan pangan dan ketahanan energi menjadi agenda prioritas yang harus kita kawal bersama,” tambahnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lembata resmi ditutup dengan agenda serah terima jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lembata.

Serah terima jabatan dilakukan dari pejabat lama Thomas Tip Des Lelangrian, SH, M.Hum kepada Emanuel Prason Krova, SS, MAP yang mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lembata, berdasarkan Surat Perintah Penugasan Bupati Lembata.

Melalui serah terima ini, seluruh tugas, wewenang, dan tanggung jawab Kepala Badan Pendapatan Daerah secara resmi beralih kepada pejabat baru. 

Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Lembata.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan disiplin dan akuntabilitas kinerja, serta memastikan pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Lembata.***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan