Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kepala BRI Unit Lewoleba Diduga Lecehkan Stafnya, Keluarga Lapor ke Pihak Berwajib

Kami sangat kecewa dengan perlakuan yang diterima oleh anak kami. Tidak seharusnya seorang pemimpin bersikap seperti itu.

Paul Moruk
Senin, 18 November 2024 | 22:02:09 WIB
Korban LL saat membuat Laporan di Polres Lembata

LEWOLEBA – Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan Kepala BRI Unit Lewoleba mencuat ke publik. Diduga, kepala unit berinisial ATA telah melakukan pelecehan terhadap salah satu stafnya yang berinisial LL (23) di ruang kerja BRI Unit Lewoleba, Senin (18/11/2024) malam.

Keluarga korban, yang diwakili oleh Maksi Lelang Wayan, mengungkapkan bahwa mereka segera menerima laporan dari korban melalui telepon setelah insiden tersebut terjadi. Menurut Maksi, pihak keluarga langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib dan pihak manajemen Bank. 

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak bank, namun kami merasa pihak bank seolah enggan merespons dengan serius. Bahkan ketika petugas keamanan kami menanyakan nama Kepala BRI, dia menolak memberikannya,” ungkap Maksi. 

Maksi juga menjelaskan bahwa informasi terkait peristiwa tersebut diterimanya melalui telepon dari ayah korban, yang mendengar langsung dari LL yang menyampaikan bahwa dirinya telah dilecehkan dengan memegang alat vitalnya.

Untuk membenarkan peristiwa ini, korban langsung mengambil barang bukti berupa CCTV di kantor BRI Unit Lewoleba Kabupaten Lembata, NTT. 

“Kami sangat kecewa dengan perlakuan yang diterima oleh anak kami. Tidak seharusnya seorang pemimpin bersikap seperti itu,” tambah Maksi dengan penuh penyesalan.

Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti pada langkah ini. Mereka berkomitmen untuk terus mengikuti proses hukum dan meminta agar kasus ini ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak berwenang.

"Pihak keluarga korban berharap agar kejadian ini bisa menjadi perhatian bagi semua pihak agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Dan meminta Pihak berwajib segera melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta yang ada di balik dugaan pelecehan ini.

Atas perbuatan ATA, kini telah di laporkan di Mapolres Lembata dengan Nomor laporan polisi : 141/11/2024/SPKT RES LEMBATA/POLDA NTT/TGL 18-11-2024.


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan