Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemda Lembata Konsolidasi Aset Daerah, Kepemilikan Taman Kota Jadi Sorotan

Melalui langkah konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk menata, mengamankan, dan memperjelas status seluruh aset daerah.

Admin
Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:05:48 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Dalam upaya memperkuat pengamanan dan penertiban aset daerah, Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar Rapat Konsolidasi Internal yang berlangsung di Aula Anton Enga Tifaona, Kantor Bupati Lembata, Lewoleba, Rabu (22/10/25).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup, Camat Nubatukan, Lurah Lewoleba Utara, serta Bagian Aset Daerah, dan Bagian Hukum Setda Lembata, membahas status kepemilikan tanah di lokasi Taman Kota Swaolsa Titen.

Menurut data dari bagian aset daerah, tercatat lokasi taman kota Swaolsa Titen seluas kurang lebih 10 ribu meter persegi sebagai milik Pemerintah Kabupaten Lembata. Namun, hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan adanya tiga sertifikat kepemilikan atas lahan yang sama di sebagian area tersebut.

Dari dasar temuan BPK ini, yang mana terdapat tumpang tindih kepemilikan lahan, pemerintah melakukan rapat internal, dengan ditetapkan tiga poin tindak lanjut sebagai langkah konkret penyelesaian, yaitu: Pertama, Pendekatan kekeluargaan oleh Camat Nubatukan kepada tiga pihak yang tercatat sebagai pemegang sertifikat atas nama Anton Blolok, Demus Uran, dan Romi Rewot, pada 24–25 Oktober 2025.

Kedua, Pengukuran ulang lahan taman kota oleh tim pemerintah daerah yang dijadwalkan pada 27–28 Oktober 2025. Ketiga, Rapat evaluasi tindak lanjut atas hasil pendekatan dan pengukuran pada tanggal 29 Oktober 2025 di Kantor Bupati Lembata.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, ketika ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemda Lembata dalam menjaga dan memastikan keabsahan seluruh aset daerah.

“Berdasarkan data aset daerah, lahan Taman Kota Swaolsa Titen seluas kurang lebih sepuluh ribu meter persegi merupakan milik Pemerintah Kabupaten Lembata. Secara historis, lahan tersebut telah diserahkan secara ikhlas oleh para tetua masyarakat untuk kepentingan bersama rakyat Lembata,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Nubatukan, Yosep Dionisius Ola, menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini akan ditempuh melalui komunikasi yang persuasif dan berlandaskan nilai-nilai kekeluargaan.

“Kami akan berdialog dengan para pihak secara baik, agar penyelesaian bisa tercapai tanpa konflik, dan ke depan taman kota ini dapat disertifikatkan secara resmi atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata,” ungkapnya ketika ditemui seusai rapat.

Melalui langkah konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk menata, mengamankan, dan memperjelas status seluruh aset daerah demi mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel, sekaligus memastikan bahwa pemanfaatannya tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan