Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lembata Raih IPP Tertinggi di NTT, 10 Layanan Masih Tertahan di Kategori C

Ini menjadi tantangan Pemerintah Daerah untuk menjaga ritme kerja birokrasi, memperkuat kolaborasi di semua lintas sektor.

Admin
Kamis, 26 Maret 2026 | 10:51:19 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Kinerja aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lembata menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Sejumlah indikator utama mengalami peningkatan signifikan, mulai dari Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), Indeks Pelayanan Publik (IPP), hingga Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Data yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Lembata mencatat, IRB naik dari 52,83 dengan predikat 'Cukup' pada 2024 menjadi 60,9 dengan predikat 'Baik' pada 2025. Sementara itu, IPP meningkat dari 3,33 (B-) menjadi 3,57 (B), sekaligus menempatkan Lembata sebagai kabupaten dengan capaian tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemda-lembata-gelar-turnamen-mancing-nasional-gaet-peserta-mancanegara

Peningkatan juga terlihat pada IKM yang naik dari 75,35 (mutu C) menjadi 79,28 (mutu B). Capaian ini dinilai mencerminkan konsistensi unit pelayanan dalam memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat.

Dari 32 unit pelayanan publik yang disurvei, dua unit berhasil meraih kategori A, yakni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Kecamatan Nagawutung. Sebanyak 20 unit berada pada kategori B, sementara 10 unit lainnya masih berkutat di kategori C.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut peningkatan ini sebagai buah dari kerja kolektif aparatur di tengah berbagai keterbatasan daerah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/banyak-catatan-kritis-dprd-lembata-di-musrenbang-rkpd-2027

“Di balik keterbatasan, kita memiliki kekuatan besar berupa kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian,” ujar Bupati Kanis Tuaq dalam amanatnya saat apel kesadaran bulan Maret 2026 di Lapangan Kantor Bupati Lembata, Rabu (25/3/26).

Meski demikian, ia mengingatkan masih adanya pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, terutama bagi 10 unit layanan yang masih berada pada kategori C. Menurutnya, capaian angka tidak boleh menjadi tujuan akhir tanpa diikuti perbaikan kualitas layanan yang nyata.

Bupati Kanis menegaskan, seluruh unit kerja harus segera menyusun langkah perbaikan yang terukur guna menghadapi penilaian berikutnya. Ia juga menekankan bahwa ASN merupakan ujung tombak pemerintahan sekaligus wajah pemerintah di mata masyarakat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pad-lembata-melambat-di-triwulan-i-bupati-kanis-percepat-kinerja-dan-optimalisasi

“Reformasi birokrasi harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berintegritas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pola kerja yang stagnan. ASN dan PPPK diminta bekerja dengan semangat penuh serta menjunjung tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Ia turut mengajak seluruh aparatur memperkuat persatuan tanpa sekat demi kemajuan daerah.

Apel kesadaran tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan 40 piagam penghargaan kepada unit kerja berprestasi, yang mencakup kategori IRB, IPP, dan IKM.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/resmi-kantor-pelni-lembata-bupati-kanis-menjadi-langkah-strategis-penggerak-ekonomi-masyarakat

Momentum ini, menurut pemerintah daerah, menjadi pengingat penting untuk menjaga ritme kerja birokrasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Lembata pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan