Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

Admin
Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:08:22 WIB
Dok. Istimewa

Lembata, Pojoknesia.com — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyampaikan adanya gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Lewoleba–BU2 yang berdampak terhadap sejumlah layanan telekomunikasi di wilayah Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Gangguan tersebut terjadi pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 20.24 WIB. Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pembangunan-pltp-atadei-10-mw-mulai-dipercepat-operasi-ditargetkan-2030

EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, menyampaikan bahwa gangguan tersebut berdampak pada layanan TelkomGroup di wilayah Kabupaten Lembata.

“TelkomGroup saat ini terus melakukan upaya pemulihan layanan dan mengoptimalkan jaringan cadangan yang tersedia untuk mengurangi dampak gangguan terhadap pelanggan,” demikian disampaikan Telkom dalam keterangan resminya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/terima-aspirasi-fokal-pemkab-lembata-kaji-delapan-tuntutan

Meskipun terjadi gangguan pada jaringan utama, layanan seluler Telkomsel tetap beroperasi melalui jaringan cadangan. Namun, karena kapasitas jaringan cadangan terbatas, pelanggan berpotensi mengalami penurunan kualitas layanan.

Sementara itu, layanan IndiHome, Indibiz, serta sebagian layanan data masih mengalami gangguan akibat terdampaknya infrastruktur jaringan pada ruas tersebut.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-lembata-kaji-tpp-bagi-255-pppk-paruh-waktu

TelkomGroup bersama InfraNexia saat ini tengah melakukan berbagai langkah pemulihan, termasuk mengoptimalkan jaringan cadangan serta mengupayakan aktivasi kapasitas cadangan tambahan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mengurangi dampak gangguan yang dirasakan masyarakat dan pelanggan di Kabupaten Lembata.

TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/groundbreaking-knmp-lembata-dimulai-enam-lokasi-disiapkan

Upaya pemulihan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan yang tersedia. TelkomGroup juga terus berkoordinasi untuk mempercepat normalisasi layanan telekomunikasi di wilayah terdampak.

Masyarakat dan pelanggan diimbau tetap menggunakan kanal resmi TelkomGroup untuk memperoleh informasi terbaru maupun menyampaikan pengaduan terkait layanan.

Untuk layanan Telkomsel, pelanggan dapat menghubungi Call Center 188 atau melalui kanal resmi Telkomsel di Facebook, X/Twitter @telkomsel, dan Instagram @telkomsel.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/revitalisasi-sekolah-di-lembata-diguyur-rp20-miliar-dinas-minta-laporan-fisik

Sementara untuk layanan IndiHome dan Indibiz, pelanggan dapat menghubungi Call Center 188 maupun kanal layanan resmi masing-masing.

TelkomGroup memastikan proses pemulihan terus dilakukan hingga layanan dapat kembali beroperasi secara optimal. (Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Melalui Program Desa Berdaya, PLN UIP Nusra Perluas Akses Air Bersih

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dijalankan berkolaborasi dengan Yayasan Payung Perjuangan Humani

| Selasa, 15 September 2026
Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan