Lembata, Pojoknesia.com — Musibah kecelakaan kendaraan bermuatan di tanjakan menuju Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Selasa (6/10), yang merenggut nyawa lima orang, mengguncang hati segenap masyarakat Kabupaten Lembata. Pemerintah Kabupaten Lembata turut berduka cita sedalam-dalamnya.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/hut-ke-27-lembata-pemkab-matangkan-beragam-program-strategis
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menyampaikan pernyataan resmi atas peristiwa ini.
"Saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah kecelakaan dump truck di Desa Lerahinga, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata dan seluruh masyarakat, saya sampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban. Ini adalah duka kita bersama."
Bupati Kanis menegaskan bahwa musibah ini tidak boleh dipikul sendirian oleh keluarga yang ditinggalkan. Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara menyeluruh.
"Saya telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk segera mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah terkait, memastikan evakuasi berjalan lancar, dan pelayanan terbaik bagi keluarga korban,," tegas Bupati.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/gangguan-kabel-laut-lewolebabu2-telekomunikasi-di-lembata-terdampak
Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Baopana dan Kecamatan Lebatukan, Bupati Kanis Tuaq mengajak untuk saling merangkul dan menguatkan.
"Kita adalah satu keluarga. Mari kita hadapi duka ini bersama-sama, saling membantu dan meringankan beban sesama. Pemerintah hadir di tengah kalian, dan tidak akan membiarkan siapa pun berduka sendirian," ucapnya. ***