Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strategis nasional.

Admin
Rabu, 30 September 2026 | 13:58:25 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram menggelar sosialisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei berkapasitas 2×5 MW atau 10 MW di Ruang Rapat Bupati Lembata, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, Staf Ahli Bupati dan Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, anggota DPRD asal Atadei, Camat Atadei, para pemilik lahan AT-2 Desa Atakore, serta perwakilan OPD terkait.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/terima-aspirasi-fokal-pemkab-lembata-kaji-delapan-tuntutan

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strategis nasional yang akar penelitiannya telah dimulai sejak 1977 oleh Badan Geologi, disusul pengeboran dua sumur pada 2004 oleh Kementerian ESDM. Penugasan pengembangan kepada PT PLN telah diberikan pada 2017, disusul izin prinsip Gubernur NTT (2020) dan kesesuaian tata ruang Kementerian ATR (2025).

Total wilayah kerja panas bumi mencakup sekitar 31 hektar, namun kebutuhan lahan fisik untuk pembangunan, termasuk akses jalan dan fasilitas, hanya sekitar 8,4 hektar.

"Luas 31 hektar itu bukan berarti dimiliki dan dibebaskan PLN, melainkan menjadi zona kerja panas bumi," tegas Kristanto.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-lembata-kaji-tpp-bagi-255-pppk-paruh-waktu

Saat ini, pembebasan lahan AT-1 Desa Nubahaeraka telah tuntas, AT-1 New sedang berjalan, sedangkan AT-2 Desa Atakore masih dalam tahap pendekatan termasuk akses jalan. Tim teknis PT PLN bersama ahli akan segera turun ke lokasi untuk penelitian ulang sumur. Jika tahapan berjalan lancar, PLTP Atadei ditargetkan beroperasi pada 2030.

Selain itu, PLN akan membuka dan memperbaiki jalan sepanjang 6,7 km serta memasang pipa penyalur air dari mata air Waiteba untuk kebutuhan proyek. Di masa mendatang, potensi panas bumi di Lembata yang berada di jalur Cincin Api Pasifik diproyeksikan dapat berkembang hingga 50 MW, dilengkapi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya guna mengatasi keterbatasan pasokan listrik berbahan bakar minyak.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/groundbreaking-knmp-lembata-dimulai-enam-lokasi-disiapkan

Pemilik lahan AT-2 yang hadir menyampaikan kesiapan melepaskan lahannya untuk kepentingan pembangunan. Bupati P. Kanisius Tuaq mengapresiasi dukungan masyarakat sekaligus mengakui masih terdapat pandangan pro dan kontra di lapangan. 

Ia mengarahkan pembahasan menyeluruh melibatkan seluruh pihak, termasuk yang belum sepakat, dengan menghadirkan pakar atau ahli guna memaparkan manfaat dan dampak proyek secara transparan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/revitalisasi-sekolah-di-lembata-diguyur-rp20-miliar-dinas-minta-laporan-fisik

"Kita turun bersama-sama DPRD, pemerintah, juga mengundang pihak Gereja. Agar masyarakat memahami secara utuh," ujar Bupati Kanis.

Pertemuan ini membuahkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani seluruh pihak. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Melalui Program Desa Berdaya, PLN UIP Nusra Perluas Akses Air Bersih

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dijalankan berkolaborasi dengan Yayasan Payung Perjuangan Humani

| Selasa, 15 September 2026
Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan