Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Serius Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemda Lembata Lakukan Diseminasi AMP-SR

Kesehatan ibu dan anak adalah indikator penting yang menentukan masa depan generasi bangsa.

Paul Moruk
Kamis, 01 Mei 2025 | 11:42:36 WIB
Suasana Kegiatan Diseminasi Audit Maternal AMP-SR di Kabupaten Lembata

Lewoleba, Pojoknesia.com – Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan komitmen kuat dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui kegiatan Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR) yang digelar pada Rabu, 30 April 2025, di Hotel Olympic, Lewoleba.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi, yang mewakili Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa isu kesehatan maternal dan perinatal merupakan prioritas dalam pembangunan daerah. 

“Kesehatan ibu dan anak adalah indikator penting yang menentukan masa depan generasi bangsa. Setiap ibu dan bayi berhak atas layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan terjangkau,” tegasnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kesehatan Kabupaten Lembata, tren angka kematian ibu dan bayi dari tahun 2022 hingga Maret 2025 menunjukkan fluktuasi yang mengkhawatirkan. Pada tahun 2022 tercatat 0 kematian ibu, 24 bayi lahir mati, 7 kematian neonatal, dan 7 post-neonatal. Tahun 2023 meningkat menjadi 6 kematian ibu, 32 bayi lahir mati, dan 15 kematian neonatal. Tahun 2024 mengalami penurunan dengan 2 kematian ibu, 24 bayi lahir mati, 17 kematian neonatal, dan 6 post-neonatal. Sementara itu, hingga Maret 2025, telah tercatat 1 kematian ibu, 5 bayi lahir mati, dan 3 kematian neonatal.

Penyebab utama kematian bayi meliputi prematuritas, berat badan lahir rendah (BBLR), asfiksia, sepsis, pneumonia, meconium aspiration syndrome (MAS), dan diare. Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan oleh hipokalemia berat dan radang pankreas.

“Data ini adalah alarm bagi kita semua. Banyak dari penyebab ini sebenarnya dapat dicegah jika kita bertindak lebih cepat dan tepat,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I.

Audit AMP-SR disebut sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi akar permasalahan, baik dari aspek infrastruktur, sumber daya manusia, maupun keterlibatan masyarakat. Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan langkah perbaikan jangka pendek maupun jangka panjang.

Kegiatan diseminasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, dokter spesialis kandungan dan anak dari RSUD W.Z Yohanes Kupang, serta tokoh masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya menggantungkan solusi pada tenaga kesehatan. 

“Kematian ibu dan bayi bukan hanya masalah medis, tetapi masalah kita bersama. Saya mengajak semua pihak, mulai dari perangkat desa hingga masyarakat umum, untuk berpartisipasi aktif dalam menekan angka ini demi masa depan Lembata yang lebih sehat,” pungkasnya. ***




Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan