Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wabup Lembata Tinjau Kesiapan Lahan Rusun ASN di Kawasan Khonen

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan persyaratan sebelum dimulainya pembangunan rusun yang telah direncanakan sejak tahun 2023.

Admin
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:07:46 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Simon Emi Langoday, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN di kawasan Khonen, Kelurahan Lewoleba Timur, Jumat (9/1/26).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan persyaratan sebelum dimulainya pembangunan rusun yang telah direncanakan sejak tahun 2023.

Kadis Perkimtan, Simon Emi Langoday, menjelaskan bahwa pembangunan rusun ini merupakan program dari pemerintah pusat dengan kategori Rusun ASN. Kabupaten Lembata dinilai memenuhi kriteria karena memiliki ketersediaan lahan, akses jalan, listrik, dan air bersih.

Selain itu, ASN yang diusulkan adalah mereka yang benar-benar belum memiliki hunian. Rusun ini juga bersifat sewa, sehingga dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat ini, lokasi pembangunan telah dibersihkan, termasuk pemotongan pohon dan persiapan normalisasi lahan. Proses tender dijadwalkan pada pertengahan Februari 2026, sementara pekerjaan fisik direncanakan mulai Maret 2026.

Keberadaan rusun diharapkan memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Sekitar 50 kepala keluarga akan tinggal di rusun ini, sehingga pasar timur (Pasar Lamahora) yang selama ini sepi diperkirakan akan kembali ramai. 

Selain itu, pembangunan ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan minat masyarakat membangun rumah di sekitar kawasan rusun.

Rusun ASN akan dibangun di atas lahan seluas 70 x 100 meter dari total kawasan Khonen yang mencapai 15 hektare. Bangunan rusun berukuran 74,5 x 45 meter, terdiri dari tiga lantai tanpa eskalator, dan memiliki 51 unit hunian, terdiri dari satu unit pengelola dan 50 unit untuk ASN.

Setiap unit berukuran 6 x 6 meter dan telah dilengkapi fasilitas lengkap, seperti tempat tidur, kursi tamu, dapur, serta meja makan. Penghuni hanya perlu membawa perlengkapan pribadi. Selain itu, kawasan rusun juga dilengkapi fasilitas olahraga seperti lapangan voli, badminton, dan futsal.

Sesuai ketentuan pemerintah pusat, tarif sewa rusun ditetapkan sebesar Rp500.000 per bulan untuk lantai satu, Rp400.000 untuk lantai dua, dan Rp300.000 untuk lantai tiga. Tarif ini dapat berubah mengikuti regulasi terbaru.

Wakil Bupati Muhamad Nasir berharap pembangunan rusun ASN dapat berjalan lancar tanpa kendala serta selesai tepat waktu.

Ia menegaskan agar kualitas bangunan tetap sesuai spesifikasi dan tidak ada pengurangan material, sehingga tidak menimbulkan masalah atau temuan di kemudian hari.

Selain membantu ASN yang belum memiliki hunian, rusun ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pembangunan rusun warga di masa depan, guna membantu masyarakat Lembata yang belum memiliki rumah layak huni. (Prokompi/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan