Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Lembata Dukung Ekonomi Biru Tapobaran

Inisiatif ini adalah model ekonomi biru berbasis kearifan lokal yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui konservasi laut dan ekosistem pesisir.

Admin
Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:29:31 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menerima kunjungan audiensi dari LSM Barakat dan Prof. Yopi Taum dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, membahas potensi pengembangan ekonomi biru di Desa Tapobaran.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini, menandai langkah strategis kedua pihak dalam upaya mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam audiensi tersebut, Ketua LSM Barakat, Benediktus Bedil Pureklolon, menjelaskan, inisiatif ekonomi biru di Desa Tapobaran didasarkan pada tradisi adat Muro Welo Matan. Tradisi ini berfungsi sebagai mekanisme perlindungan terhadap kawasan pesisir dan Tanjung Nuhanera.

“Inisiatif ini adalah model ekonomi biru berbasis kearifan lokal yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui konservasi laut dan ekosistem pesisir,” ujar Ben Bedil.

Ia menambahkan, program ini telah menarik dukungan dari pihak internasional di Singapura dan Belanda, menunjukkan pengakuan global terhadap potensi yang dimiliki.

Prof. Yopi Taum dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi Muro sebagai kontribusi signifikan terhadap pengembangan ekonomi biru, baik di tingkat nasional maupun global.

Menurut dia, upaya yang dilakukan oleh LSM Barakat berpotensi mendorong lahirnya Perda tentang Ekonomi Biru di Nusa Tenggara Timur. “Kita sudah berjuang agar ada Perda inisiatif tentang ekonomi biru. Ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan sektor kelautan berkelanjutan,” jelas Prof. Yopi.

Ia juga menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan desa percontohan sebagai proyek awal implementasi program ekonomi biru, dengan melibatkan empat unsur utama, yakni: pemerintah, masyarakat, industri, dan perguruan tinggi dalam pendekatan Quadruple Helix.

Bupati Kanisius Tuaq menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir berbasis konservasi dan kearifan lokal.

“Program seperti ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang kami dorong. Lembata memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi biru, dan kami siap mendukung kemitraan yang membawa manfaat nyata bagi rakyat,” kata Bupati Lembata.

Fokus Ekonomi Biru dan Persiapan Festival Tanah Merah

Selain membahas kerja sama strategis, audiensi ini juga menyinggung persiapan Festival Tanah Merah yang akan digelar pada 7 November 2025. Festival ini akan menampilkan pameran produk lokal, pelatihan pengelolaan makanan bergizi, dan edukasi konservasi masyarakat pesisir.

Bupati Kanis Tuaq menegaskan, arah pembangunan Lembata ke depan akan difokuskan pada penguatan ekonomi biru, termasuk pengelolaan blue carbon, karang, bakau, dan mangrove sebagai aset ekologi dan ekonomi daerah.

“Kita ingin pembangunan Lembata berpihak pada laut dan manusia pesisir, pembangunan yang menjaga alam, memperkuat budaya, dan mensejahterakan rakyat,” pungkas Bupati Kanis Tuaq mendukung rencana besar ini. (Kominfo Lembata)


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Desa Laranwutun Resmi Dipimpin Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan Warga Meningkat

Pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan pe

| Jumat, 05 Juni 2026
E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan