Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Kebutuhan Riil

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas anggaran

Admin
Jumat, 06 Februari 2026 | 14:32:03 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com  - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan harus menjadi instrumen penyaring utama isu-isu strategis daerah, sekaligus dasar penajaman prioritas anggaran agar tidak terjebak pada program rutin yang minim dampak. 

Penegasan itu disampaikan Bupati kepada Camat se-Kabupaten Lembata saat pembukaan Musrenbang yang digelar secara daring, di aula gedung Anton Enga Tifaona, Kamis, (5/2/2026).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, Bupati menyoroti sejumlah tantangan utama pembangunan Lembata, antara lain kualitas sumber daya manusia, efektivitas tata kelola pemerintahan, keterbatasan layanan dasar, serta belum optimalnya pertumbuhan ekonomi produktif di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu, usulan program dari kecamatan diminta selaras dengan isu strategis tersebut dan tidak sekadar bersifat administratif.

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas anggaran.


Program yang diusulkan harus berbasis data, terukur, dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penguatan ekonomi lokal, pelayanan publik, serta penurunan kesenjangan antarwilayah.

RKPD 2027, lanjut Bupati Kanis Tuaq, merupakan bagian penting dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Lembata 2025–2029 dan tahap awal RPJPD 2025–2045, dengan fokus pada penguatan fondasi transformasi pembangunan yang selaras dengan kebijakan pembangunan Provinsi NTT dan nasional.

Dengan tema pemantapan pembangunan SDM dan pemerintahan yang efektif, pemerintah daerah menargetkan perencanaan yang lebih fokus, inklusif, dan akuntabel agar APBD benar-benar menjadi alat percepatan pembangunan menuju Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B. N (Ciku Namang), serta Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai, yang mengikuti secara daring, dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Lembata, Mathias K. Beyeng. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan