Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemda Lembata dan PT Cendana Indopear Bantu Warga Lamaau

Sebanyak tiga mobil tangki dengan total kapasitas 15.000 liter air didistribusikan langsung kepada warga terdampak.

Admin
Sabtu, 18 April 2026 | 23:17:49 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Warga Desa Lamaau, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut. 

Merespons kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Lembata berkolaborasi dengan PT Cendana Indopearls menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat, Jumat (17/4/26).

Sebanyak tiga mobil tangki dengan total kapasitas 15.000 liter air didistribusikan langsung kepada warga terdampak. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/harga-dijamin-skema-baru-selamatkan-petani-jagung-di-lembata

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darurat menghadapi krisis air bersih.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, yang turun langsung ke lokasi mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat,” ujar Bupati Kanis.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/agen-brilink-di-lembata-raup-keuntungan-transaksi-capai-miliaran-per-bulan

Pimpinan PT Cendana Indopearls, Haris, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi sulit seperti sekarang. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan kami merasa terpanggil untuk membantu,” kata Haris.

Ia menambahkan, pihaknya siap melanjutkan dukungan apabila kondisi kekeringan masih berlanjut, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan BPBD.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/keluarga-tak-puas-minta-autopsi-ungkap-kematian-kades-laranwutun

Warga menyambut baik bantuan tersebut. Saleh Solan, tokoh masyarakat Desa Lamaau, mengaku bantuan air bersih sangat membantu kebutuhan sehari-hari warga.

“Terima kasih kepada pemerintah dan pihak perusahaan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang kesulitan air,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Wati, warga setempat, yang mengaku kesulitan memperoleh air bersih dalam beberapa waktu terakhir.

“Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/asdp-tak-mampu-yakinkan-kapten-upaya-6-bulan-pemda-lembata-sia-sia

Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Andris Koban, menjelaskan bahwa kekeringan yang terjadi dipengaruhi oleh perubahan iklim yang menyebabkan musim kemarau datang lebih awal dan lebih kering dari biasanya.

“Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, Lembata termasuk wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada 2026,” kata Andris.

Ia menyebutkan, curah hujan di sejumlah wilayah NTT, termasuk Ile Ape Timur, berada pada kategori rendah, yakni 0–50 milimeter per dasarian. Kondisi ini berpotensi memicu krisis air bersih yang berkepanjangan, dengan puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga Oktober mendatang.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kapal-ferry-gagal-sandar-formalen-ancam-blokir-pelabuhan-lewoleba

Selain faktor iklim, kondisi di Ile Ape Timur juga dipengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok yang fluktuatif, sehingga turut berdampak pada ketersediaan sumber air di sejumlah desa, seperti Jontona, Lamatokon, dan Baolaliduli.

Pemerintah daerah mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dalam membantu masyarakat dan berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan untuk mengatasi dampak kekeringan yang meluas di wilayah Lembata.

“Diperlukan kerja bersama agar masyarakat dapat melewati kondisi ini dengan baik,” pungkas Bupati Kanis Tuaq. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan